Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 30 November 2020

Pelatihan Kepenulisan KMTM S1- Teknik Mesin 2020

Share & Comment

Surakarta, 07 November 2020 Prodi S1 – Teknik (UNS) mengadakan suatu pelatihan kepenulisan yang di laksanakan secara online. Pelatihan kepenulisan ini di hadiri oleh para mahasiswa, dosen, Teknik Mesin UNS. Pelatihan kepenulisan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan “Call for Paper”. Pembicara pada pelatihan kepenulisan kali bernama Catur Harsito M.T. dan juga Hammar Ilham Akbat M.T. Mas Catur merupakan alumni dari Teknik Mesin UNS, beliau menempuh pendidikan S-1 dan S-2 di Teknik Mesin UNS, beliau sekarang bekerja di Sekolah Vokasi Teknik Mesin UNS. Lalu untuk Mas Hammar Ilham merupakan lulusan S1 Pendidikan Teknik Mesin di Universitas Negeri Surabaya,untuk S-2 beliau di Teknik Mesin UNS, dan sekarang beliau sedang melanjutkan pendidikan S-3 nya di Teknik Mesin UNS, selain itu juga beliau pernah menempuh pendidikan Short Course in Mechanical Engineering Dept., National Centarl University Taiwan pada tahun 2018.


Pada latihan kepenulisan ini berbeda dengan biasannya. Hal ini di sebabkan karena masih dalam situasi Pandemi Covid 19, maka latihan kepenulisan kali ini di laksanakan secara online melalui via Zoom dan juga Youtube Akademis KMTM UNS link nya yaitu (https://youtu.be/zurzlRFtP1E). Partisipan pada latihan kepenulisan ini berjumlah 120 partisipan. Pada latihan kepenulisan kali ini beliau memberikan materi mengenai dasar-dasar apa saja yang harus di pahami dan dimiliki oleh mahasiswa dalam membuat suatu karya tulis ilmiah. Alasan mengapa kita harus bisa membuat suatu jurnal atau karya tulis ilmiah lalu kita mempublikasikan agar : 1. Untuk kenaikan jabatan atau pangkat, 2. Untuk memperbesar nama kita, dan juga universitas kita, 3. Untuk kolaborasi dengan peneliti lain, 4. Sebagai syarat wisuda dan syarat lulus. Ciri dari penulisan karya tulis ilmiah ini adalah : Singkat : Karya Ilmiah hanya terdiri dari < 12 halaman, Padat : Kalimat nya mudah dipahami dan tidak berteletele, Lengkap : Berisi mengenai latar belakang, permasalahan, solusi, metode, pembahasan, dan juga kesimpulan. Struktur karya tulis ilmiah ini : Abstrak, Introduction, Body Section, Conclusion, Acknowledgement, Reference.


Pada pelatihan kepenulisan ini beliau berpesan agar kita sering untuk membaca jurnal atau karya tulis ilmiah dari orang lain atau sumber referensi yang lain. Hal ini akan membantu kita dalam menemukan ide-ide untuk membuat suatu inovasi atau gagasan yang baru. Dengan sering membaca kita juga dapat mengetahui kelemahan atau kekurangan dari tiap-tiap jurnal. Untuk menemukan ide tersebut sebelumnya kita harus dulu fokus terhadap satu bidang agar pikiran kita tidak bercabang, lalu baru kita mencari referensi dari sumber-sumber lainnya, dan juga lebih kritis dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Untuk dapat mempublikasikan jurnal kita tidaklah harus mahal, tetapi ide jurnal kita harus baru atau mempunyai keunikan sendiri, dan kita harus bisa menentukan jurnal mana yang akan kita tuju, jika sudah tahu maka kita melihat pola dari jurnal yang kita tuju agar jurnal kita juga bisa bagus dna terkenal. Beliau berpesan “Seringlah membaca” Ujar Mas Catur, Mas Hammar (Surakarta, 7 November 2020).  - Rani Dwi Larasati (I0419081)



Tags:
 

Berita Populer

Bengawan Team UNS meraih posisi runner-up di Shell Eco-marathon Asia 2014. Selengkapnya...
Di Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013 Tim Bengawan meraih juara dua. Selengkapnya...

Berita Terbaru

Ikuti kami melalui email

Copyright © KMTM FT UNS | Designed by KOMINFO KMTM FT UNS