Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 06 April 2014

Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013

Share & Comment
Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013 (KKAI) merupakan salah satu cabang kompetisi yang berkembang dalam pemanfaatan energi, terutama energi listrik. Dapat dikatakan bahwa listrik telah menjadi sumber energi utama dalam setiap kegiatan rumah tangga maupun industri. Umumnya energy listrik diperoleh dari perubahan energy kinetik melalui generator menjadi energi listrik, yang sumber utamanya adalah sumber energi fosil. Namun, cadangan sumber energi fosil dari tahun ketahun makin berkurang karena persediaannya yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui, sedangkan kebutuhan energi listrik makin meningkat. Untuk itulah Kompetisi Kincir Angin Indonesia, kerjasama DITLITABMAS KEMDIKBUD, DIRMANA UGM, dan BAPPEDA Bantul diadakan. Untuk menggali potensi generasi penerus bangsa dalam memanfaatkan potensi alam yang dimiliki Indonesia secara optimal dengan cara yang cerdas.


KKAI 2013 merupakan kompetisi kincir angin nasional yang kedua. Sebelumnya kompetisi ini bernama Wind Turbine Design Competition (WTDC) tahun 2012. Yang paling menantang dalam KKAI 2013 adalah mahasiswa mendesain kincir angin secara keseluruhan mulai dari desain sudu/blade, generator, tiang, dan pondasi serta sistem kontrolnya. Tim yang lolos seleksi proposal desain diwajibkan membuat kincir angin yang telah mereka desain. Waktu pembuatan kincir angin tersebutt hanya satu bulan. Kemudian kincir angin tersebut diuji pada waktu perlombaan tanggal 30 November s/d 5 Desember 2013 diPantai Pandansimo, Ngentak, Bantul,Yogyakarta. 

Kompetisi ini diikuti oleh 31 PerguruanTinggimulai D3–S2 seluruh Indonesia di antaranya: ITS, UNY, UGM, UI, ITB, UB, IPB, PENS-ITS, dan berbagai perguruan tinggi ainnya.

Alamdulillah Tim Tuan Semar (Turbin Angin Sebelas Maret) dari UNS berhasil lolos seleksi proposal dan mengikuti perlombaan dengan baik serta menjadi RUNNER-UPdalam KKAI 2013. Tim Tuan Semar dibimbing oleh Prof. Muhammad Nizam S.T. MT. beranggotakan Danang Budi P, Achmad Gustiantono, Agil Rizki A, Ahmad Yusuf, dan Ridwan Catur P serta 7 mahasiswa lainnya yang tergabung dalam Tim Renewable KMTM FT UNS. Sebuah prestasi yang membanggakan dan harus ditingkatkan mengingat pada saat WTDC 2012 kami gagal meraih juara. 

Juara pertama diraih oleh Tim USD (Universitas Sanata Darma), juara ketiga diraih oleh Tim Sapu Jagad (Universitas Negeri Yogyakarta), juara harapan diraih tim PTK STEM Akamigas, Cepu, Jawa Tengah dan inovasi kincir angin terbaik diberikan pada tim Politeknik Manufaktur Astra, Jakarta.

Kelebihan kincir angin yang dibuat Tim Tuan Semar yaitu sudu terbuat dari plat alumunium sehingga ringan dan penambahan bagian pada ujung sudu. Generator yang digunakan yakni 1500 watt tipe permanent magnet generator. Ditopang pada tiang besi setinggi 7 m dan pondasi besi yang kuat. Hasilnya, kincir ini dapat menghasilkan energi sebesar 1100 watt jam selama 3 hari selama perlombaan berlangsung.

Penilaian dalam kompetisi KKAI 2013ada beberapa kategori yang diakumulasi secara total di antaranya: energy akumulatif (40%), desain turbin (20%), desain generator (15%), desain pengendali (10%), sedangkan desain tower, kehandalan, proposal masing-masing (5%) melalui praktik dan presentasi di depan dewan juri. (Achmad Gustiantono)


Tags:
 

Berita Populer

Bengawan Team UNS meraih posisi runner-up di Shell Eco-marathon Asia 2014. Selengkapnya...
Di Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013 Tim Bengawan meraih juara dua. Selengkapnya...

Berita Terbaru

Ikuti kami melalui email

Copyright © KMTM FT UNS | Designed by KOMINFO KMTM FT UNS