Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 10 April 2014

Jangan Ngaku Gila Motorsport Bila Tak Kenal Suspensi Ini

Share & Comment
BANGKOK (DP) — Bila Anda mengaku pecinta motorsport, khususnya roda dua, nama Öhlins seharusnya sangat Anda kenal. Tapi bila Anda masih bertanya tentang apa itu Öhlins, maka pikirkan kembali tingkat kecintaan Anda terhadap balap sepeda motor.

Öhlins merupakan nama besar di ajang balap roda dua. Inilah merek suspensi asal Swedia yang lebih dari 90 persen dipakai tim-tim balap MotoGP. Beberapa merek sepeda motor ternama bahkan sudah memanfaatkan suspensi Öhlins. Khususnya untuk model-model sepeda motor terbaik yang dihasilkan.

Ducati, Norton, Triumph, Honda, Yamaha, Suzuki, dan beberapa merek lain adalah langganan setia bagi Öhlins. Jadi wajar saja bila Öhlins menyebut produknya sebagai suspensi berteknolgi canggih (advance suspension technology).

Sebetulnya Öhlins bukanlah brand tua seperti kebanyakan merek-merek otomotif yang hari ini berkuasa. Öhlins Racing baru didirikan pada 1976. Walau begitu prestasi yang dihasilkan perusahaan yang dibuat crosser Swedia Kenth Öhlins ini bagaikan perusahaan berusia lebih dari satu abad.

Dan untuk membuktikan hal tersebut Öhlins pun memberikan kesempatan kepada Dapurpacu.com untuk melihat dari dekat proses produksi suspensinya di pabrik terbaru mereka yang berada di provinsi Chonburi, Thailand. Hebatnya, Dapurpacu.com menjadi satu-satunya media yang diundang, sekaligus berkesempatan melihat dari dekat proses pengetesan suspensi untuk motor underbone dan skuter di Sirkuit Bira, Thailand.

Untuk diketahui, pabrik Öhlins di Thailand baru dibuka pada 7 Maret 2013. Pabrik ini khusus didirikan untuk perluasan jangkuan pemasaran Öhlins, sekaligus sebagai basis pengembangan suspensi untuk motor-motor berkapasitas mesin kecil, seperti skuter dan underbone. Pabrik Öhlins lainnya hanya berada di Swedia dan Amerika Serikat.

“Kawasan Asean memiliki potensi pasar yang sangat besar, terlebih Indonesia. Pabrik Öhlins kami dirikan di Thailand karena kami ingin fokus pada pengembangan dan produksi suspensi berteknologi tinggi untuk sepeda motor bermesin kecil,” kata CEO Öhlins Asia Co. Ltd Paul David Hugo.

Kendati demikian, Paul menambahkan, Öhlins Asia tetap berada di bawah pengawasan pusat penelitian dan pengembangan Öhlins yang berada di Jönköping, Swedia. “Kami masih harus membawa beberapa motor dari Asia ke pusat riset (Öhlins) ketika kami ingin membangun suspensi terbaik untuknya,” ujarnya.

Merek suspensi yang identik dengan warna emas ini bahkan tak mau sembarangan dalam urusan kualitas dan kekuatan. Bagi Öhlins kualitas merupakan puncak dari keharusan yang perlu dipenuhi untuk setiap model suspensi buatannya.

“Anda pasti senang dengan produk kami, tapi mungkin tidak terlalu senang karena harga Öhlins mahal. Tapi kami sulit melepaskan itu. Kualitas yang dihasilkan Öhlins lebih tinggi dari rata-rata suspensi merek lain yang dijual jauh di bawah harga Öhlins,” lanjut pria ramah yang mulai fasih berbahasa Thailand itu.

Seperti yang dikatakan Paul, Öhlins sangat percaya bahwa seluruh suspensi yang dihasilkan berkualitas tinggi dan bisa dipercaya dalam meningkatkan performa kendaraan. Karena itu, tidak ada satu tim balap, termasuk yang berkelas dunia, yang bisa mendapat dukungan Öhlins secara gratis. “Kami mendukung banyak tim balap kelas dunia, dan mereka harus mengeluarkan biaya untuk produk dan layanan khusus yang kami berikan. Ya, tidak ada yang gratis.”

Pabrik Öhlins Asia di Thailand ini sementara hanya membuat suspensi-suspensi untuk jenis sepeda motor yang dipasarkan di Asia. Beberapa shock absorber Öhlins yang diperlihatkan Paul kepada Dapurpacu.com siap dipakai untuk Kawasaki Ninja 250R dan 300R, Kawasaki ER6-N, Honda Zoomer X (2013), Honda Scoopy, serta Asia Underbone Racing.

Sementara itu, sebuah suspensi berspesifikasi balap yang sedang dirancang untuk motor bebek Yamaha Jupiter Z juga diperlihatkan kepada Dapurpacu.com. Menurut Paul, pihaknya masih membutuhkan beberapa pengecekan dan pengetesan sebelum produk untuk Jupiter Z bisa dilepas ke pasar balap.

Rata-rata harga shock absorber Öhlins untuk motor berkapasitas mesin kecil sebagai pengganti bawaan standar pabrik berkisar Rp 3-5 juta. Sementara untuk paket spesifikasi khusus balap kelas underbone bisa mencapai Rp 70 juta. Harga yang terbilang sangat mahal tersebut umumnya terdiri dari shock absorber dan per untuk bagian dalam fork depan.

Seluruh material pembuatan suspensi Öhlins, dikatakan Paul, sementara ini masih dikirim langsung dari Swedia. Meski demikian, pihaknya berusaha untuk memperkecil ketergantungan terhadap pabrik pusat dengan mencoba melokalisasi material.

“Kami terus berusaha menemukan material-material terbaik yang sesuai dengan standar Öhlins di sini (Thailand). Kami tentu juga ingin menekan harga jual dengan memperkecil ongkos produksi. Tapi sementara yang telah kami uji belum memenuhi standar kebutuhan Öhlins,” terang Paul.

Sementara itu, ketika disingung tentang peluang pemasaran di Indonesia, Paul mengatakan, pihaknya sangat optimis Indonesia bisa menyerap Öhlins secara besar. Bermitra dengan PT Madani Sentra Multi Jasa (Djamoko Speed), Öhlins mengaku sangat ingin membuat suspensi-suspensi yang cocok untuk motor-motor kecil dan balap khusus Indonesia.

“Pasar sepeda motor di Indonesia hanya bisa dikalahkan China dan India. Kami tentu serius melihat pasar di negara Anda. Kerjasama kami dengan Madani bisa membantu dalam riset, pengembangan, dan pemasaran Öhlins di Indonesia.” [dp/GRG]

Tags:
 

Berita Populer

Bengawan Team UNS meraih posisi runner-up di Shell Eco-marathon Asia 2014. Selengkapnya...
Di Kompetisi Kincir Angin Indonesia 2013 Tim Bengawan meraih juara dua. Selengkapnya...

Berita Terbaru

Ikuti kami melalui email

Copyright © KMTM FT UNS | Designed by KOMINFO KMTM FT UNS